Jalan Setapak

I'm very happy this journey, because enjoy it.
Perjalanan ini sungguh panjang, sudah kah kau mengingat kala pertama dirimu hadir di dunia ini. sempatkah berfikir hal apa sajakah yang sudah kau lakukan entah itu hal baik atau buruk. Mungkin sudah tak terhitung jumlah goresan tinta hitam yang sudah diperbuat. Ya Allah sampai kapan terus seperti ini. Semua tinggal diri yang menentukan mau terus terbelenggu dalam dunia hitam atau segera mementasan diri keluar dari zona itu. 
Sudah berkali-kali mencoba keluar namun dunia hitam begitu cepat merajai diri. Bingung mau mengguanakan cara seperti apa lagi, yang jelas dunia hitam kerap saja menghampiri. Kebingungan itu pun lambat laun terjawab, setelah mencoba berkali-kali untuk keluar dari zona tersebut, akhirnya diri memantapakn untuk tetap konsisten, malu jika terus berada dalam dunia hitam, sedangkan waktu trus berjalan dan kematian bisa saja datang.
Jalan setapak mengajarkan diri untuk tetap fokus pada tujuan, meski liku-liku pejalanan cukup panjang dan kerap menyeramkan. Banyak rintangan yang menghadang, ohh tentu, banyak cobaan yang menghampiri , ya pasti, namun semua itu diri ini menyadari bahwa diri sedang di uji, diri sedang di coba, diri sedang di peringatkan, sang khalik sayang, cinta dan ingin agar diri kembali, menatap dunia yang suci, dunia yang penuh keberkhan agar nantinya diri dapatkan kebahagiaan yang haqiqi. 
Dalam jalan setapak telah mengajarkan, seberat apapun ujian, sebesar apapun masalah semua itu sudah kehendak sang khalik, jika Allah memberikan diri demikian maka ap yang harus diri lakukan, diri harus yakin, kuat dan mantap bahwa Allah saja yakin untuk memberikan ujian itu pada diri, lantas kenapa diri tidak, yakinlah bahwa Allah tidak akan pernah memberikan ujian di luar bantas kemampuan hambanya. 

~Sr.kurniwan

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cegah Stress Politik Dengan Jujur Adil Dan Ikhlas